Renungan Katolik “Bahasa Kasih”

Jumat, 6 Februari 2026

Sir 47:2-11

Mzm 18:31,47,50,51

Mrk 6:14-29

Apakah Aku Herodes?

sebab Herodes segan akan Yohanes karena ia tahu, bahwa Yohanes adalah orang yang benar dan suci, jadi ia melindunginya. Tetapi apabila ia mendengarkan Yohanes, hatinya selalu terombang- ambing, namun ia merasa senang juga mendengarkan dia. – Mrk 6:20

Salah satu perikop yang saya pilih pada bacaan hari ini sungguh menarik untuk menjadi satu perenungan yang mendalam. Dimana dalam perikop ini Herodes mengalami konflik batin antara keinginan untuk memperjuangkan kebenaran atau keinginan mempertahankan status dan kekuasaannya. 

Di dalam keseharian banyak sekali hal yang telah kita buat bagi diri sendiri ataupun sesama, tetapi sejenak marilah kita renungkan apakah hal itu mendatangkan kebenaran ataupun mendatangkan cibiran. Ketika itu adalah kebenaran dan diterima pasti selalu disambut dengan sukacita, namun bagaimana kalau mendapatkan cibiran? Pasti ada banyak konflik yang terjadi, seperti jadi bahan ghibah maupun hujatan, ujung- ujungnya malahan mundur, takut untuk berbuat benar dan acuh tak acuh untuk menanggapi setiap halnya. Beda hal lagi ketika keputusan yang kita buat disertai dengan ego dan kepentingan diri sendiri, meskipun tahu bahwa itu tidak benar akibatnya pasti akan sangat merugikan diri sendiri maupun sesama kita. 

Memang kebenaran itu tidak selalu bisa diterima semua orang, tetapi dengan keteguhan hati marilah kita berdoa memohon kepada Roh Kudus untuk membuka pikiran kita supaya bisa terus menuntun dan membimbing kita kepada pewartaan akan kebenaran oleh Yesus Kristus. Semoga dengan merenungkan bacaan hari ini kita bisa semakin bijaksana dalam membuat keputusan dalam setiap hal dan tidak takut untuk mewartakan kebenaran dalam kehidupan sehari-hari di manapun dan kapanpun. (AA).

Ya, Roh Kudus karuniakanlah kami Roh Kebijaksaan dan Roh Penguasaan diri.

No responses yet

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *