Renungan Katolik “Bahasa Kasih”
Jumat, 24 April 2026

Kis 9:1-20
Mzm 117:1,2
Yoh 6:52-59

Percaya

Barangsiapa makan daging-Ku dan minum darah-Ku, ia mempunyai hidup yang kekal dan Aku akan membangkitkan dia pada akhir zaman. – Yoh 6:54

Kita akan selamat dan terus menerima kasih karunia dengan tetap bersatu dengan Kristus serta makan dari Firman Allah melalui membaca, menaati, dan menerima kebenarannya dalam hati kita (1 Tim.4:13-16; Yak.1:21). Sangat fatal untuk menarik diri dari persekutuan dengan Kristus atau menjauhkan diri dari Firman-Nya.

Beberapa tahun lalu ketika saya berada dalam depresi berat, almarhum nenek saya pernah berkata seperti ini, “Mungkin kamu kurang berdoa makanya kamu CB selalu stress.”. Saat itu saya langsung marah dan memberontak dengan cara berteriak-teriak sambil menjedot-jedotkan kepala saya ke tembok kamar. Dosis anti-depresan saya langsung naik menjadi berkali-kali lipat saat itu.

Perubahan itu terjadi tahun lalu ketika saya mulai mengikuti kelas spiritualitas Emmaus Journey yang mengharuskan saya untuk membaca Alkitab setiap hari. Relatif mudah menurut saya karena saya hanya perlu mengikuti kalender liturgi jadi tidak perlu menerka-nerka ayat mana yang harus dibaca, kemudian saya cukup mencari ayat yang paling berkesan bagi saya untuk saya renungkan dan doakan.

Semakin saya membaca, merenungi dan menjalankan Firman-Nya, saya semakin yakin bahwa Dia tinggal dalam hati saya. Semakin hari depresi saya semakin membaik, kondisi saya selalu stabil dan tidak mudah ter-trigger karena segelintir masalah. Akhirnya saya paham kalimat nenek saya “kamu kurang berdoa” yang mungkin sebenarnya maksud beliau saat itu adalah saya kurang mendekatkan diri pada Firman Tuhan.

Sedikit cerita perjalanan hidup saya ini mungkin bisa menjadi contoh bagaimana saya menerapkan ajaran memakan Tubuh Yesus secara nyata dalam kehidupan sehari-hari. Saya sendiri merasa bahwa sejak saya rutin membaca kitab suci, masalah hidup seberat apapaun bisa saya lewati karena saya yakin selama saya membaca dan menaati Firman-Nya maka saya akan selamat. (PL).

Mari kita mulai membaca, merenungkan, dan menjalankan Firman Tuhan.

~ Redaksi Bahasa Kasih ~

No responses yet

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *