Renungan Katolik “Bahasa Kasih”

Jumat, 9 Januari 2026

1 Yoh 5:5-13

Mzm 147:12-15,19-20

Luk 5:12-16

Mau atau Tidak

Pada suatu kali Yesus berada dalam sebuah kota. Di situ ada seorang yang penuh kusta. Ketika ia melihat Yesus, tersungkurlah ia dan memohon: “Tuan, jika Tuan mau, Tuan dapat mentahirkan aku.” – Luk 5:12

Saat masa-masa pandemi covid dahulu, saya terlibat dalam sebuah komunitas relawan di Yogyakarta. Saya ingat persis sebuah tagline yang selalu diingatkan oleh sang koordinator komunitas. Beliau selalu berpesan bahwa sebagai relawan itu kita sebetulnya bisa melakukan apa pun bentuk pelayanan, tinggal niat atau komitmen kita “mau atau tidak?”

Relawan pernah dihadapkan pada kondisi yang pelik, misalnya perkara kesulitan masyarakat akan kebutuhan armada ambulans, penuhnya daya tampung rumah sakit, kesulitan mencari lahan pemakaman untuk orang yang meninggal karena covid, kelangkaan tabung oksigen, dan berbagai kendala lainnya.

Bisa jadi ada di antara saudara yang dulu juga mengalami pengalaman dan kondisi-kondisi tersebut. Mungkin dialami sendiri secara langsung atau mungkin terjadi pada anggota keluarga lain maupun teman-temannya. 

Membaca kutipan Injil hari ini saya kembali diingatkan bahwa pasti Tuhan akan selalu berkenan menolong kita , tinggal bagaimana niat dan komitmen kita saja, mau atau tidak untuk tak lelah memohon dan berharap kepada Tuhan dengan penuh iman. Seperti orang kusta yang tersungkur dan memohon dengan penuh iman kepada Yesus bahwa Yesus akan mau mentahirkan dirinya dari sakit kusta yang diderita.

Semoga pengalaman iman yang dialami oleh orang kusta dapat memberi kekuatan kepada kita untuk mau datang kepada Yesus dan juga percaya bahwa Yesus pasti mau menolong kita. (BS).

Apakah kita tetap mau berharap dan mengimani Tuhan di tengah kesulitan yang mungkin belum ada jawaban dan jalan keluarnya?

No responses yet

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *