Renungan Katolik “Bahasa Kasih”

Senin, 12 Januari 2026

1 Sam 1:1-8

Mzm 116:12-14,17-19

Mrk 1:14-20

Bagaimana Responmu?

Yesus berkata kepada mereka: “Mari, ikutlah Aku dan kamu akan Kujadikan penjala manusia.” – Mrk 1:17

Bacaan Injil hari ini membuatku terpukau pada sosok Simon dan Andreas. Bukan karena pekerjaannya sebagai nelayan, namun karena mereka dengan segera menanggapi panggilan kasih-Nya. Sungguh luar biasa, sangat jauh dari sikap dan reaksi orang dunia pada umumnya yang masih mencemaskan banyak hal dan memikirkan keuntungan dari keputusan yang akan dipilih. Tanpa ada keraguan sedikit pun, mereka langsung meninggalkan jala dan segera mengikuti Yesus. 

Peristiwa ini membawaku kembali pada memori 12 tahun lalu, di mana tiba-tiba Tuhan memberikan sebuah mimpi tentang misi-Nya untuk saya. Dalam mimpi saya bercakap-cakap dengan-Nya dan mengatakan bahwa hal itu sungguh di luar nalar. Tak mengelak, juga tak mengiyakannya, namun tanggapan-Nya hanya mempertegas bahwa itulah misi yang Ia berikan kepada saya. Saya pun semakin shock dan kebingungan, serta bergumam dalam hati, “Bagaimana mungkin itu bisa terjadi?” Percakapan itu pun diakhiri dengan sebuah senyuman dari-Nya. Tentu saja, setelahnya langsung terjadi pergulatan dalam hati, “Benarkah itu yang Ia mau? Jika ya, saya harus memulainya dari mana?” 

Di balik itu semua, ada keyakinan dalam diri, jika memang itu yang menjadi kehendak-Nya, maka Ia akan menyediakan jalan bagi saya untuk mewujudkannya. Ternyata itu bukan hanya sekedar mimpi, tepat dua hari setelahnya, Ia menunjukkan jalan untuk ,misi itu. Menyadari hal itu, keraguanku sirna seketika digantikan oleh keberanian untuk turut ambil bagian dalam karya keselamatan-Nya. Saya pun segera menanggapi misi-Nya dengan mempersembahkan diri untuk tempatnya berkarya, “Berkaryalah Tuhan sebebas- bebasnya atas diriku, melalui semua bakat dan talenta yang telah Engkau percayakan, saya sungguh bersyukur akan hal itu. 

Tuhan bantu kami, untuk bisa memberikan yang terbaik dalam setiap panggilan-Mu, sehingga dapat menyenangkan hati-Mu.” (Cr).

Jika Tuhan memanggil anda, bagaimana akan meresponnya?

Maukah saya bersegera menanggapi panggilan-Nya dengan yakin dan sepenuh hati?

No responses yet

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *