Renungan Katolik “Bahasa Kasih”

Sabtu, 14 Februari 2026

Pw St. Sirilus, Prtp dan Metodius

1 Raj 12:26-32; 13:33-34

Mzm 106:6-7a,19-22

Mrk 8;1-10

Kasih-Nya Memampukan

Hati-Ku tergerak oleh belas kasihan kepada orang banyak ini. – Mrk 8:2a

Bagaimana mungkin saat sedang berada dalam masa sulit, kita bisa memikirkan kesusahan orang lain? Untuk diri sendiri saja sudah sangat memakan hati, waktu, tenaga, dan pikiran. Namun, tidak ada yang mustahil saat kita meminta bantuan-Nya. 

Saya pernah mengalaminya. Saat itu saya sedang mengerjakan banyak hal dan masih harus menyelesaikan banyak PR. Tiba-tiba ada seorang teman yang membutuhkan pertolongan saya sebagai teman curhat. Tentu saja saya bingung, disatu sisi deadline sudah ada di depan mata, sedangkan di sisi lain saya merasa tidak tega membiarkan teman saya seorang diri di masa-masa susahnya. Bagaimana mungkin dengan waktu yang cukup singkat saya masih menambah pekerjaan lain yakni menjadi tempat curhat? Namun, sekali lagi Ia membuat saya tetap melangkah dalam kasih. Saya percaya bahwa kasih-Nya yang memampukan saya untuk menanggalkan apa yang seharusnya saya kerjakan saat itu dan memilih untuk berada di sisinya. Ia memampukan saya untuk menanggalkan ego dan rela membagi waktu, hati, tenaga, dan pikiran untuk seorang teman yang sedang membutuhkan. 

Puji Tuhan semuanya bisa terselesaikan dengan baik. Teman saya tak merasa seorang diri dan terhibur, saya pun dapat menyelesaikan semua deadlinedengan baik. Sebuah pelajaran yang berharga bagi saya bahwa saat Ia meletakkan kerinduan dalam hati saya untuk melakukan sesuatu padahal ada banyak hal lain yang harus saya kerjakan, namun saat saya taat, Ia juga yang membantu saya menyelesaikan tugas saya. Karenanya, jika hati ini tergerak untuk berbuat kasih, jangan abaikan dan ikutilah meski rasanya sangat sulit untuk dinalar. Percayalah, Ia pasti akan membantu kita dalam melakukannya. Mari berbagi kasih pada sesama yang lain. Happy Valentine’s Day! (Cr).

Apakah aku selama ini masih mengabaikan gerakan hatiku?

Biarlah kasih-Mu sendiri yang memampukanku untuk melakukan semuanya dengan dasar kasih.

Tags:

No responses yet

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *