Renungan Katolik “Bahasa Kasih”

Jumat, 10 Juli 2026

Hos 14:2-10

Mzm 51:3-4,8-9,12-14,17

Mat 10:16-23

Aku Bersamamu

Janganlah kamu kuatir akan bagaimana dan akan apa yang harus kamu katakan, karena semuanya itu akan dikaruniakan kepadamu pada saat itu juga. -Mat 10:19b

Setiap orang pasti memiliki ketakutan dan kekhawatiran dalam hidupnya. Penyebabnya bisa karena pernah mengalami pengalaman buruk di masa lalu sehingga menyebabkan trauma. Bisa juga akibat pengalaman orang lain, dan menyebabkannya mempunyai ketakutan yang sama jika hal itu terjadi pada dirinya. Atau bisa saja hanya karena pikiran-pikiran negatif, bawaan alam bawah sadar, maupun kurangnya pengalaman yang memperbesar adanya ketidakpastian terhadap suatu hal. Namun, apapun yang menjadi ketakutan atau kekhawatiranmu, jangan sampai itu membuat berhenti melangkah. Karena sebenarnya tak ada yang perlu ditakutkan atau dikhawatirkan ketika memiliki Yesus, seperti yang tertulis pada bacaan Injil Matius 10:20. Berjalanlah bersama-Nya, maka semua ketakutan dan kekhawatiranmu akan menjadi pengalaman iman yang tak akan pernah terlupakan dan membawa naik level kehidupanmu. 

Saya sadari, ketakutan dan kekhawatiran juga ikut mewarnai kehidupan saya. Entah yang berkaitan dengan pekerjaan, masa depan, keluarga, pasangan hidup, panggilan, pelayanan, juga pengembangan diri. Salah satunya yang membuat saya masih bergumul adalah mengenai panggilan-Nya dalam hidup saya. Bukan belum atau tak mengetahui apa yang menjadi kehendak-Nya dalam diri saya, tetapi lebih kepada masih adanya perasaan menyangsikan kapabilitas diri. Mampukah saya, jika Tuhan menghendaki agar semuanya terjadi secara bersamaan? Jika ditilik dari sudut pandang manusia, semuanya itu rasanya sangat sulit, bahkan mustahil mengingat keterbatasan sebagai manusia. 

Namun, ternyata Tuhan berkata lain. Tak ada yang perlu ditakutkan dan dikhawatirkan ketika berjalan bersama-Nya karena Ia yang akan mencukupkan semua kebutuhan kita untuk dapat mewujudkan rencana-Nya yang indah seturut kehendak-Nya atas kita. Setiap kali ketakutan itu berkecamuk dalam hati, ingatlah perkataan-Nya, “Jangan takut, Aku bersamamu”. (Cr).

Tuhan Yesus, kupersembahkan semua ketakutan dan kekhawatiranku ke dalam tangan kasih-Mu.

No responses yet

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *