Renungan Katolik “Bahasa Kasih”
Senin, 13 Juli 2026
Yes 1:11-17
Mzm 50:8-9,16-17,21,23
Mat 10:34 – 11:1
Sekali Yesus, Selamanya Yesus
Sebab Aku datang untuk memisahkan orang dari ayahnya, anak perempuan dari ibunya, menantu perempuan dari ibu mertuanya. – Mat 10:35
Seorang hamba Tuhan pernah sharing bagaimana perjuangannya mengikuti Yesus. Ia lahir dan dibesarkan dari keluarga non Katolik. Dalam keputusasaannya ia bertanya, apakah Tuhan ada? Tuhan menjawab doanya, Roh Kudus menjamahnya dan ia merasakan keberadaan Tuhan. Perjumpaannya dengan Tuhan mengubah hidupnya. Sebelumnya ia menyukai dunia malam dan mencari penghiburan untuk mengisi kekosongan dirinya. Namun sejak Roh Kudus menjamahnya, perubahan besar terjadi. Ia lebih suka membaca Alkitab daripada pergi ke diskotik. Kekosongan dalam dirinya dipenuhi oleh kasih Tuhan. Dari dalam dirinya ada kerinduan untuk memberitahukan kepada keluarganya bahwa ia sudah menjadi pengikut Yesus.
Setelah bergumul disertai dengan doa dan puasa selama berbulan- bulan, akhirnya ia mempunyai keberanian untuk menyatakan kepada orang tua dan saudara- saudaranya bahwa sekarang ia adalah pengikut Yesus. Seluruh keluarganya kaget, ayahnya sangat murka dan memintanya untuk memilih keluarga atau Yesus. Jika ia memilih Yesus, maka ia akan diusir, tidak lagi diakui sebagai anak dan semua fasilitas yang sekarang ia pakai akan dicabut.
Pilihan yang sangat berat, antara keluarga yang sudah membesarkannya atau Yesus yang sudah mengubah hidupnya. Akhirnya ia memilih Yesus dan menerima semua konsekuensi yang ada. Terbiasa hidup nyaman dengan semua fasilitas yang ada, membuat ia belajar untuk bergantung kepada Yesus, karena ia tidak membawa apapun saat keluar dari rumah. Namun di dalam semua pergumulannya, tidak pernah terlintas di pikirannya untuk meninggalkan Yesus. Ia tetap setia dan selalu berkata, “Tuhan Yesus baik.”
Mengikuti Yesus tidak berarti akan terbebas dari pergumulan dan masalah, namun di akhir semuanya itu, apakah kita tetap memilih-Nya? (DN).
Allah Roh Kudus, tuntun kami untuk setia sampai akhir kepada Tuhan Yesus. Amin.
No responses yet