Renungan Katolik “Bahasa Kasih”
Kamis, 18 Juni 2026
Sir 48:1-14
Mzm 97:1-7
Mat 6:7-15
Bapa Tahu Segalanya
Jadi janganlah kamu seperti mereka, karena Bapamu mengetahui apa yang kamu perlukan, sebelum kamu minta kepada-Nya. – Mat 6:8
Seringkali manusia memakai topeng di dalam kehidupan ini, dan banyak juga yang tidak mau mengakui atau diketahui orang jika dirinya bertopeng. Alasannya karena ingin mendapatkan pengakuan dan mencapai sesuatu yang diinginkan.
Menjadi diri sendiri kadang memang sulit ( merasa diri jelek, tidak berkemampuan, bukan berasal dari keluarga kaya, dan tidak memiliki prinsip dalam hidup), sehingga apa yang ditampilkan tidak sesuai dengan jati dirinya.
Kita seringkali lupa bahwa ada Bapa di Sorga yang tahu segalanya tentang kita. Dia yang menciptakan dan menyayangi kita apa adanya. Bahkan, apa yang diinginkan hati kita yang belum terucapkan, atau apa yang sesungguhnya kita perlukan dan terkadang tidak terpikirkan sekalipun, Bapa sudah mengetahuinya.
Biarlah kita tumbuh dan berkembang menjadi semakin serupa dengan gambaran-Nya dan nikmatilah setiap prosesnya. Sebuah proses jatuh bangun, kegagalan, ataupun harus me-reset kembali dari nol. Hidup bukanlah sebuah perlombaan menuju garis finish. Mungkin saja kita tiba-tiba terjatuh di sebuah lubang dan kerikil kehidupan, merasa terpuruk, dan malu untuk menghadapi dunia karena kegagalan itu. Tetapi bisa saja, tiba-tiba Tuhan mengangkat kita jauh melampaui dari apa yang terpikirkan ataupun kita perhitungkan.
Dengan mengetahui hal tersebut, sebaiknya kita tetap percaya diri dengan menyerahkan seluruh hidup kita ini, untuk dapat menerima apapun yang Tuhan berikan melalui perkenanan-Nya, secara apa adanya, tanpa perlu memakai topeng dengan jati diri orang lain, karena Bapa Tahu Segalanya. (MD).
Ya Bapa, Engkau sungguh mengetahui apa yang ada dalam hati ini. Ubahlah ketakutan kami ini, menjadi kekuatan untuk terus tumbuh dan berkembang bersama-Mu.
No responses yet