Renungan Katolik “Bahasa Kasih”
Selasa, 21 April 2026
Kis 7:51 – 8:1a
Mzm 31:3-4,6-8,17,21
Yoh 6:30-35
Roti Kehidupan
Karena roti yang dari Allah ialah roti yang turun dari sorga dan yang memberi hidup kepada dunia.” – Yoh 6:33
Beberapa bulan yang lalu saya mulai mengikuti kegiatan koor di gereja dan mulai giat belajar Bahasa Latin karena ternyata koor saya sering membawakan lagu- lagu Latin. Salah satu lagu yang terus terngiang di kepala saya adalah lagu “Panis Angelicus‟. Berikut lirik lagunya dan artinya:
Panis Angelicus
Dat panis coelicus figuris terminum
O res mirabilis
Manducat Dominum
Pauper, pauper servus et humilis
Pauper, pauper servus et humilis
Roti para malaikat
menjadi roti bagi manusia;
roti dari surga yang menggantikan
lambang-lambang sebelumnya.
O hal yang menakjubkan!
Orang miskin, hamba, dan yang rendah hati
makan dari Tuhan mereka.
Lagu ini sangat mengesan di hati saya, dan setiap menyanyikan lagu ini saya selalu teringat bagaimana Yesus memberikan diri-Nya di kayu salib agar kita bisa menerima tubuh-Nya sebagai makanan sejati bagi kita, dan mengenyangkan kerinduan kita akan kehadiran-Nya dalam hidup kita. Lirik lagu ini diambil dari sebuah puisi karya St. Thomas Aquinas. Secara harafiah akhirnya saya mengerti makna lirik lagu ini, bahwa sesungguhnya kita ini adalah orang miskin, hamba, dan pelayan yang seharusnya melayani, tetapi Yesus sendiri yang melayani kita dengan menyediakan makanan yang adalah Tubuh dan Darah-Nya bagi kita.
Kita bisa meluangkan waktu sejenak untuk mencari dan mendengarkan lagu ini, sungguh menyentuh hati dan bisa memberikan ruang bagi kita untuk merenungkan misteri Roti Kehidupan yang Allah berikan melalui Putera-Nya sendiri kepada kita. Maka mari jadikan Paskah yang baru saja kita rayakan sebagai momen yang indah bagi kita untuk lebih merenungkan makna Roti Kehidupan bagi kita. (PL).
Apa makna Roti Kehidupan bagiku?
No responses yet