Renungan Katolik “Bahasa Kasih”
Senin, 27 April 2026
Kis 11:1-18
Mzm 42:2-3; 43:3-4
Yoh 10:11-18
Belajar Mengenal Yesus
“Akulah gembala yang baik dan Aku mengenal domba-domba-Ku dan domba-domba-Ku mengenal Aku.” – Yoh 10:14
Dalam bacaan Injil hari ini, Yesus memperkenalkan diri-Nya sebagai gembala yang baik. Gambaran ini sungguh menghangatkan hati kita, bahwa ada seorang Gembala yang mengenal setiap domba-Nya secara pribadi, sedalam hubungan kasih antara Dia dan Bapa-Nya.
Saya pernah bertanya-tanya, bagaimana mungkin kasih dan pengenalan ini berlaku bagi kita semua yang jumlahnya tak terhingga? Yesus tidak mengenal saya secara dangkal. Ia mengenal saya lebih dari saya mengenal diri saya sendiri. Kelemahan, harapan, ketakutan, dan potensi terdalam saya, semua dipahami-Nya.
Pengenalan-Nya adalah kasih yang sempurna, yang membuat-Nya rela menyerahkan nyawa demi saya dan kita semua.
Setelah menyadari bahwa Yesus begitu mengenal dan mengasihi saya, maka sewajarnyalah saya berjuang untuk membalas kasih-Nya dengan belajar mengenal dan mengasihi-Nya juga. Jika Ia telah menjadi Gembala yang sempurna, saya pun dipanggil untuk menjadi domba yang baik, yang mengenal suara dan patuh pada perintah-Nya. Namun saya akui, mengenal-Nya tidak mudah, melakukan perintah-Nya juga tidak mudah, ego saya terkadang terlalu tinggi untuk mau tunduk kepada perintah, ego saya lebih memilih kesenangan pribadi daripada harus bersusah-susah melakukan perintah. Namun ketika saya mau belajar, misalnya saja berusaha setia membaca Firman-Nya setiap hari, awalnya terasa berat, namun lama-kelamaan saya merasa ada sesuatu yang kurang jika sehari saja tidak membaca dan merenungkan Firman-Nya. Saya juga perlahan sadar bahwa mengasihi-Nya adalah sesuatu yang sangat indah, dan melakukan perintah-Nya mulai terasa ringan, suatu ungkapan kasih, dan bukan lagi suatu keterpaksaan atau kewajiban belaka.
Percaya dan ikuti Tuhan Yesus sebagai Gembala kita. (Vn).
Bagaimana caraku untuk mengenal Tuhan lebih dalam?
No responses yet